Ini Bergotong-Royong Manfaat Kotoran Ayam Untuk Flora Yang “Bikin” Petani Mengumpulnya

Ini Bergotong-Royong Manfaat Kotoran Ayam Untuk Flora Yang “Bikin” Petani Mengumpulnya
Ini Bergotong-Royong Manfaat Kotoran Ayam Untuk Flora Yang “Bikin” Petani Mengumpulnya


Ini Sebenarnya Manfaat Kotoran Ayam Untuk Tanaman Yang  Ini Sebenarnya Manfaat Kotoran Ayam Untuk Tanaman Yang “Bikin” Petani Mengumpulnya
Gambar : pixabay.com
Manfaat Kotoran Ayam Untuk Tanaman – Sekilas bahwa pupuk yang ramah lingkungan dan menciptakan lahan tetap produktif ialah pupuk kandang. Pupuk yang kaya dengan bahan-bahan organik tersebut bisa menunjukkan imbas faktual terhadap perbaikan sifat-sifak fisika, biologi dan kimia tanah.

Apa yang terjadi kalau tanah subur? Apapun tumbuhan akan tumbuh dan berkembang dengan baik. Tanaman akan menunjukkan produktifitas yang tinggi. Apapun jenis tumbuhan yang ditanam akan hidup dan tumbuh. Bahkan, “tongkat” pun hidup he..he..seperti dalam lirik lagu “Kolam Susu” yang dinyanyikan oleh Koes Plus dan sangat popular pada masa 70-an, “tongkat, kayu dan kerikil jadi tanaman.”

Kembali ke kotoran ayam sebagai potongan dari pupuk organik. Memang, pupuk yang berasal dari kotoran ternak tersebut mempunyai kelemahan. Kelemahannya, butuh dalam jumlah relatif banyak, maka untuk mengangkut pupuk sangkar membutuhkan angkutan khusus dan juga biaya. Penggunaan pupuk sangkar memerlukan tenaga yang banyak untuk aplikasi di lahan.


Terlepas dari kelemahan itu, yang niscaya pupuk sangkar mempunyai unsur hara yang lengkap. Tapi, jumlah kandungan unsur hara dalam pupuk sangkar berbeda-beda tergantung sumber kotoran ternak dan jenis pakannya. Pupuk kandang, misalnya, yang berasal dari kotoran ternak mempunyai kandungan nitrogen lebih tinggi dari pupuk sangkar sapi atau kerbau.

Ini Sebenarnya Manfaat Kotoran Ayam Untuk Tanaman Yang  Ini Sebenarnya Manfaat Kotoran Ayam Untuk Tanaman Yang “Bikin” Petani Mengumpulnya



Kotoran ayam termasuk dalam salah satu jenis pupuk yang mempunyai kandungan hara tinggi. Tetapi, pupuk sangkar yang berasal dari ayam atau unggas hati-hati dalam penggunaannya lantaran termasuk dalam pupuk panas.  Maksudnya pupuk ini proses dekomposisinya oleh mikroba begitu cepat sampai terbentuknya banyak gas yang menjadikan panas.

Jika kotoran ayam diaplikasikan dalam bentuk segar/basah, tumbuhan akan sangat terganggu lantaran panas dan kompetisi nutrisi dengan mikoorganisme/dekomposer di sekitar perakaran tanaman. Karena itu, alangkah baiknya jikalau kotoran ayam yang masih segar difermentasi atau dikomposkan terlebih dahulu.

Kandungan Hara Pupuk Kotoran Ayam
Apa sih yang terkadung dalam kotoran ayam? Apakah kotoran ayam bermanfaat untuk tanaman? Kalau bermanfaat untuk tanaman, tumbuhan yang bagaimana? Itulah yang masih bertanya-tanya dalam pikiran kita. Tapi, umumnya menyampaikan bahwa kotoran ayam manis untuk tanaman.

Untuk lebih jelasnya, kita buka lembaran kandungan hara dalam pupuk yang berasal dari kotoran ayam. Kandungan N, P, dan K pada pupuk sangkar dari kotoran ayam tidak mengecewakan tinggi, yaitu berkisar 1,5 - 1,7% N, 1,9 P dan 1,5 K. Kandungan ini bisa berbeda-beda tergantung jenis pakan ayam.

Kandungan unsur hara pupuk sangkar ayam lebih tinggi dari kandungan hara dalam pupuk sangkar sapi atau pun kuda. Nitrogen dalam pupuk sangkar sapi hanya berkisar atau pun kuda hanya berkisar pada angka 0,3 – 0,5%. Demikian juga dengan P dan K, unsur ini juga lebih rendah dalam pupuk sangkar sapi ataupun kuda.

Manfaat Kotoran Ayam Untuk Tanaman Semusim
Jadi, kalau "menengok" sekilas ke dalam kotoran kotoran ayam, maka manfaat kotoran ayam untuk tumbuhan luar biasa dan mengejutkan. Kenapa? Unsur hara makro N, P, dan K dalam kotoran ayam mempunyai kandungan yang tinggi dibandingkan dengan pupuk sangkar yang berasal dari kotoran ternak lain.

Karena kotoran ayam ialah pupuk yang kandungan materi organik, yaitu C/N rendah, maka proses dekomposisi materi organik juga cepat tanggapan dan hara dilepaskan segera tersedia untuk tanaman. Oleh lantaran itu, Kandungan hara kotoran ayam bisa meningkatkan kesuburan tanah dan tanaman.

Melihat kandungan materi organik, prosesnya yang cepat, dan unsur esensial yang dikandungnya,  maka pupuk sangkar dari kotoran ayam lebih cocok dipakai untuk tumbuhan semusim atau jenis tumbuhan sayur-sayuran yang umurnya pendek. Pertumbuhan tumbuhan pun menyerupai tunas dan daun menjadi menjadi lebih optimal dan juga relatif tahan penyakit.

Manfaat Unsur-Unsur Hara Kotoran Ayam
Unsur hara yang terkandung dalam pupuk yang bersumber dari kotoran ayam sangat banyak keuntungannya untuk pertumbuhan tumbuhan terutama kandungan N, P dan K. Masing-masing unsur hara mempunyai tugas yang sangat penting.

Manfaat unsur hara N, P dan K dari kotoran ayam

Manfaat Nitrogen (N)
  • Meningkatkan pertumbuhan tumbuhan terutama dalam pertumbuhan vegetatif menyerupai batang, cabang, tunas, dan daun.
  • Membuat dauh menjadi hijau lantaran N penyusun dari khlorofil tanaman
  • Zat untuk pembentukan protein dalam badan tanaman
  • Tanaman yang menghasilkan daun, sayuran, akan menjadi lebih berkualitas

Manfaat Phosporus (P)
  • Sumber energi untuk asimilasi dan respirasi tanaman
  • Mer4ngsang dan mempercepat tumbuhnya akar tanaman
  • Mer4ngsang pembentukan bunga dan buah
  • Meningkatkan produksi biji-bijian

Manfaat Kalium (K)
  • Berperan dalam pembentukan karbohidrat dan lemak
  • Meningkatkan daya tahan tumbuhan terhadap penyakit
  • Meningkatkan daya tahan tumbuhan terhadap kekeringan
  • Meningkatkan kualitas hasil tanaman, rasa buah lebih manis
  • Mencegah kerontokan bunga dan buah


Cara Aman Menggunakan Kotoran Ayam Untuk Tanaman
Kotoran ayam yang baik dipakai ialah yang sudah menjadi pupuk. Maksudnya begini, jangan memakai kotoran ayam yang masih segar dan kandungan airnya tinggi. Ini akan terganggunya tumbuhan alasannya ialah kotoran ayam belum terdekomposisi secara sempurna. Jika pun harus diberikan, maka berikan jauh-jauh hari sebelum penanaman (1bulan sebelum tanam).

Oleh lantaran itu, kumpulkan terlebih dahulu kotoran ternak pada suatu daerah khusus  (bisa digali lubang tanah). Tempat tersebut mempunyai atap semoga terlindungi dari hujan, namun dinding terbuka semoga sirkulasi udara lancr. 



Biarkan bercampur dengan tanah dan bahan-bahan organik lainnya. Jika sudah tidak ada lagi wangi khas kotoran ternak menyerupai wangi amoniak atau asam sulfida dan sudah kering (kadar air rendah), maka pupuk sangkar kotoran ayam tersebut sudah sanggup digunakan. Biasanya kotoran sudah sanggup dipakai sesudah 1-2 bulan diproses secara natural (alami).

Kotoran ayam yang masih segar sanggup pula dicampurkan dengan sekam atau jerami. Biasanya di peternakan ayam sekam dijadikan ganjal dan bercampur dengan kotoran ayam. Kotoran yang bercampur dengan sekam dikumpulkan dan dikeringkan/diangin-anginkan. Ketika kadar air turun, ringan dan sudah tidak berbau khas kotoran ayam lagi, maka pupuk sangkar ayam sudah sanggup diaplikasi untuk keperluan pemupukan tanaman.

Ada kelebihan dari pencampuran kotoran ayam dengan sekam padi. Dengan penambahan sekam atau materi organik lainnya, maka akan meningkatkan unsur-unsur hara dari pupuk sangkar tersebut, menyerupai meningkatnya kadar kalium (P).

Namun, juga perlu hati-hati dalam penggunaan dalam jumlah besar dan kontinyu. Sebab, kotoran dari peternakan ayam yang memakai pakan ayam pabrikan, menyerupai ransum dan vitamin, ada kemungkinan mengandung zat-zat atau hormon tertentu yang sanggup mengganggu kesuburan tanah dan tanaman.

Untuk penggunaan yang kondusif dan meyakinkan, perlu mendapat rekomendasi dari penyuluh atau yang terkait. Namun, untuk ayam kampung yang  dipelihara secara tradisional (non pakan sintesis), kotorannya relatif lebih kondusif untuk dipakai pada tanaman.


Baca juga ini :


Cara Aplikasi Pupuk Kandang Ayam
Ada beberapa cara aplikasi pupuk sangkar ayam yang sanggup menjadi rujukan. Tapi, semuanya tergantung ketersediaan dan kebutuhan di lapangan. Caranya sebagai berikut :

Pupuk dimasukan dalam lubang tanam
Jika ketersediaan pupuk sangkar ayam terbatas, sebaiknya pupuk sangkar dimasukkan dalam lubang tanam dan dicampurkan dengan tanah sekitar perakaran. Biasanya petani sayuran tradisional, menyerupai menanam cabe dan tomat, menunjukkan 1-2 genggam pupuk sangkar per lubang sebagai pupuk dasar dan lalu dicampurkan dengan tanah pada ketika menanamnya.

Pupuk diberikan sekitar perakaran
Jika ingin menunjukkan pupuk susulan pada tanaman, maka pupuk diberikan ke dalam lubang di sekitar perakaran (melingkar sesuai dengan tajuk tanaman). Kedalaman penggalian lubang diubahsuaikan dengan jenis tanaman. Untuk sayur-sayuran, kedalam lubang untuk pupuk sangkar sekitar 5-10 cm. Setelah pupuk diberikan, ditutup kembali dengan tanah.


Walau bersama-sama penempatan pupuk ke dalam lubang biasanya diberikan pada pemupukan tumbuhan tahunan. Tapi, tidak salahnya jikalau mempunyai tenaga yang banyak, pupuk sangkar sanggup diberikan dalam lubang tanam.



Pupuk diberikan pada larikan
Pupuk sangkar ayam sanggup diberikan dalam larikan diantara baris tanaman. Pupuk ditutup/dicampur dengan tanah semoga terjadi “interaksi” pupuk dengan partikel-partikel tanah sehingga tanah menjadi gembur dan subur. Dengan suburnya tanah, produksi tumbuhan menjadi lebih tinggi.

Pupuk ditebar pada lahan
Jika mempunyai pupuk sangkar ayam dalam jumlah besar, maka cara ini menjadi pilihan yang tepat untuk pemupukan dasar. Pupuk sangkar ayam sudah ditebar sebelum lahan diolah (cultivated). Ini semoga terjadi pencampuran dengan tanah sampai ke lapisan relatif lebih dalam.