Selama ini, seledri banyak ditumbuhkan dengan santunan nutrisi pupuk kimiawi. Itulah citra cara budidaya sayuran yang tidak menyehatkan dan bahkan sanggup mencemari lingkungan. Mengapa kita tidak back to natural untuk menanam seledri organik yang begitu mudah, praktis, hemat dan ekologis?
![]() |
| Seledri Organik dalam Pipa Paralon. Dokpri |
Apalagi, jikalau menanam seledri bukan untuk komersial atau hanya untuk konsumsi rumah tangga sendiri, mengapa harus “meracuninya” dengan segala fertilizer dan pestisida kimia? Ada cara yang lebih murah dan sehat untuk menanam seledri, yaitu menanam seledri organik. Murah alasannya pupuk organik yang mengandung unsur hara begitu gampang didapatkan di sekitar kita. Tinggal saja kemauan kita untuk memanfaatkannya.
Andai mau menanam di perkarangan rumah, seledri organik sanggup ditanam dalam banyak sekali wadah menyerupai pot, polybag, bambu, pipa paralon (PVC) dan banyak wadah lainnya. Tidak harus mahal-mahal, cukup memanfaatkan barang-barang bekas yang ada di rumah atau di sekitar kawasan tinggal. Dengan sedikit kreatif, barang-barang second hand itu akan tampil lebih menarik sebagai wadah menanam seledri.
Kali ini, kita coba “menyulap” pipa paralon bekas untuk menanam seledri organik di lahan terbatas menyerupai di perkarangan rumah. Pipa paralon yang menyerupai dengan bambu di-design sehingga sanggup menampung media tanam di dalamnya.
Persiapan Menanam
Ada beberapa hal yang mesti disiapkan supaya sukses dalam menanam seledri organik dalam pipa paralon. Alat dan materi yang disiapkan yaitu sebagai berikut ini, yaitu :
- Pipa paralon (PVC)
- Sabut kelapa
- Tanah
- Sekam padi atau arang sekam
- Pupuk kompos
- Pupuk organik cair (POC). Lebih bagus, jikalau ada, pupuk kompos MOL (mikroorganisme lokal)
- Bibit seledri ( bisa dari benih yang disemai atau anakan dari seledri yang sudah tumbuh)
- Gembor
Yang paling utama harus dilakukan yaitu membentuk pipa paralon menjadi wadah untuk menanam seledri secara organik. Ada banyak model yang sanggup dibuat menyerupai dibelah memanjang ¾ cuilan sebelah atas, dibuat lubang sesuai ukuran pot/netpot, dan mungkin ada bentuk lainnya. Namun, semua bentuk itu terserah kepada Anda, yang mana kira-kira lebih menarik dari sisi tampilannya.
Oh, iya, buatkan juga lubang drainase pada cuilan bawah pipa supaya air yang berlebih ketika disiram atau hujan sanggup keluar melalui lubang tersebut.
Cara Menanam Seledri Organik
Untuk menanam seledri organik dalam pipa paralon, langkah-langkahnya sangat mudah, yaitu menciptakan media tanam, mengisi media tanam, menanam, dan memeliharanya.
1 Media tanam
Budidaya seledri organik tentu saja harus dimulai dari media tumbuhnya yang organik juga. Media tanam/media tumbuh terdiri dari tanah yang bebas dari materi ber-4-cun, sekam padi atau arang sekam, dan pupuk kompos.
Campurkan dan aduk merata bahan-bahan tersebut dengan perbandingan 2:1:1 atau bisa juga 1:1:1. Lebih banyak kompos lebih baik dan tidak menjadikan efek negatif terhadap tanaman. Namun, jikalau kompos dibeli, maka perlu dipertimbangkan dalam menciptakan komposisinya supaya lebih hemat dan tidak mengurangi kualitas media tanam.
Sudah mencampurnya? 😅 Sekarang saatnya menumbuk-numbuk sabut kelapa dengan martil/palu supaya lebih halus. Sabut kelapa bermanfaat dalam kemampuan menyimpan air dan juga mengandung sejumlah unsur hara yang bermanfaat bagi tumbuhan seledri.
2 Mengsisi Media Tanam
Untuk mengisi media tanam seledri organik ke dalam pipa paralon harus tepat. Mulailah dengan mengisi sabut kelapa pada cuilan dasar. Ketebalannya kira-kira ¼ cuilan pipa saja. Kemudian diisi dengan adonan media tanam (tanah, sekam, dan kompos) di atasnya dengan ketinggian kira-kira ¾ cuilan pipa.
![]() |
| Sabut kelapa. Dokpri |
![]() |
| Media tanam seledri. Dokpri |
Setelah mengisi media tanam, selanjutnya siram media tanam dengan air secara pelan-pelan hingga lembab. Biarkan media tanam tersebut 2-3 hari supaya lebih kompak.
3 Menanam Seledri organik
Buat lubang tanam dengan jarak antar lubang 15 cm. Ambil anakan seledri dengan cara memisahkan dari indukannya secara perlahan-lahan supaya akarnya tidak rusak/terputus. Atau jikalau bibit seledri diambil dari semaian, pastikan akar bibit seledri tidak rusak supaya pertumbuhan cepat dan subur.
![]() |
| Seledri. Dokpri |
Bibit seledri yang sudah ditanam dalam pipa paralon harus disiram secara rutin atau tergantung cuaca. Yang pasti, usahakan media tanam tetap lembab. Bibit seledri organik yang gres ditanam perlu diletakkan terlebih dahulu pada kawasan teduh (tidak kena hujan dan matahari langsung) selama 4-7 hari.Setelah melewati waktu tersebut, mulailah tumbuhan seledri diperkenalkan dengan sinar matahari.
![]() |
| Seledri dalam Pipa dan pot air mineral bekas. Dokpri |
4 Memupuk Seledri
Nah, kita lupakan pupuk kimia alasannya ini yaitu budidaya seledri organik. Pemupukan organik perlu, namun harus dilakukan secara sempurna dengan pupuk organik atau pupuk hayati yang mengandung MOL supaya sanggup berfungsi sebagai dekomposer materi organik tanah, pupuk dan juga fungisida. Sehingga dengan cara demikian, seledri organik akan tumbuh subur dan terhindar dari penyakit.
Siramkan pupuk organik cair (POC) atau MOL seminggu sekali. Anda sanggup memakai pupuk kompos MOL dari air kelapa, MOL bonggol pisang dan bisa juga memakai pupuk organik cair dari limbah sayuran rumah tangga. Gunakan pupuk dengan takaran yang sempurna supaya seledri organik sanggup tumbuh produktif.
Dosis pupuk cair yang dipakai dengan cara pengocoran yaitu 250 ml/tanaman. Cara menciptakan larutan pupuk organik cair atau MOL yaitu dengan cara mengencerkan 1 liter MOL dengan 5-10 liter air. Lalu ambil 250 ml siram/kocor untuk satu tumbuhan seledri organik Anda..
Jika Anda penasaran lebih detail perihal pembuatan pupuk organik cair/MOL silahkan baca link bewarna di bawah ini,
Baca Juga :
- Dari Limbah Got Hasilkan Pupuk Organik Cair (POC)
- Membuat POC dari Libah Biogas Kotoran Sapi
- Cara Membuat Pupuk Organik Cair dari Air Kelapa dan Cara Applikasi
- Mengolah Bonggol Pisang Menjadi Pupuk Organik Cair (POC)/MOL dan 4 Cara Aplikasinya
- 6 Step Membuat Pupuk Organik Cair (POC) Air Kelapa dan Cara Aplikasinya yang Benar




