Berita Terbaru hari ini Penganiayaan Briptu Joko Fabianto oleh Anggota Tentara Nasional Indonesia dan Polri. Toko Blog mendata sumber dari isu online viva yang mengabarkan Kondisi korban penculikan dan penganiayaan, Briptu Joko Fabianto, yang keadannya masih memprihatinkan. Briptu Joko yang dianiaya oleh sejumlah oknum polisi dan Tentara Nasional Indonesia ini masih dirawat intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru.
"Joko masih koma, belum dapat diminta keterangannya. Makara belum terungkap apa kaitan antara Joko, oknum polisi, dan Tentara Nasional Indonesia yang diduga menganiaya," kata Kapoltabes Pekanbaru, Komisaris Besar Adang Ginanjar, di Mapolrestabes Pekanbaru, Rabu 14 November 2012.
Adang juga enggan menjelaskan apakah penculikan dan penganiayaan ini terkait dilema gembong Narkoba menyerupai kabar yang beredar. Namun yang jelas, katanya, polisi sudah melaksanakan tes urine kepada para pelaku. "Dari sampel hasil tes memang nyata memakai narkoba. Saat penganiayaan mereka juga sudah memakai narkoba. Dan warga sipil ZL juga merupakan bandar Narkoba," terangnya.
Menurut Adang, oknum polisi dan Tentara Nasional Indonesia yang terlibat kasus penculikan dan penganiayaan ini, terancam eksekusi yang berat. "Yang jelas, beberapa barang bukti sedang diamankan. Seperti senjata api laras panjang yang dipakai untuk berburu, samurai, tombak dan pisau," ujarnya. (eh)
Sumber selengkapnya Penganiayaan Briptu Joko Fabianto oleh Anggota Tentara Nasional Indonesia dan Polri bisa anda baca di http://nasional.news.viva.co.id/news/read/367512-dianiaya-anggota-tni-dan-polri--briptu-joko-koma Sumber https://tok0blog.blogspot.com/
Penganiayaan Briptu Joko Fabianto oleh Anggota Tentara Nasional Indonesia dan Polri
Karena kondisi Joko yang kritis itu, kata Adang, penyidik belum dapat memintai keterangan. Sehingga, sampai sekarang penyidik belum dapat memastikan motif penganiayaan dan penculikan ini. "Kuncinya dari korban, korban masih koma. Kemarin gres siap operasi," katanya."Joko masih koma, belum dapat diminta keterangannya. Makara belum terungkap apa kaitan antara Joko, oknum polisi, dan Tentara Nasional Indonesia yang diduga menganiaya," kata Kapoltabes Pekanbaru, Komisaris Besar Adang Ginanjar, di Mapolrestabes Pekanbaru, Rabu 14 November 2012.
Penganiayaan Briptu Joko Fabianto oleh Anggota Tentara Nasional Indonesia dan Polri
Sebelumnya, Briptu Joko dianiaya oleh delapan orang. Satu sipil, tiga oknum polisi, dan empat oknum TNI. Kedelapan pelaku itu telah ditangkap. Tiga oknum polisi itu yaitu SP, anggota Polda Riau; IR, anggota Polsek Bukit Raya; dan FN dari Polres Rokan Hulu. Sementara warga sipil yang diduga terlibat yaitu ZL.Adang juga enggan menjelaskan apakah penculikan dan penganiayaan ini terkait dilema gembong Narkoba menyerupai kabar yang beredar. Namun yang jelas, katanya, polisi sudah melaksanakan tes urine kepada para pelaku. "Dari sampel hasil tes memang nyata memakai narkoba. Saat penganiayaan mereka juga sudah memakai narkoba. Dan warga sipil ZL juga merupakan bandar Narkoba," terangnya.
Menurut Adang, oknum polisi dan Tentara Nasional Indonesia yang terlibat kasus penculikan dan penganiayaan ini, terancam eksekusi yang berat. "Yang jelas, beberapa barang bukti sedang diamankan. Seperti senjata api laras panjang yang dipakai untuk berburu, samurai, tombak dan pisau," ujarnya. (eh)
Sumber selengkapnya Penganiayaan Briptu Joko Fabianto oleh Anggota Tentara Nasional Indonesia dan Polri bisa anda baca di http://nasional.news.viva.co.id/news/read/367512-dianiaya-anggota-tni-dan-polri--briptu-joko-koma Sumber https://tok0blog.blogspot.com/