Video Punglinya Menyebar, Polisi Sabhara Tetap Sabar Dan Sengsara

Video Punglinya Menyebar, Polisi Sabhara Tetap Sabar Dan Sengsara
Video Punglinya Menyebar, Polisi Sabhara Tetap Sabar Dan Sengsara
Seorang anggota Ditlantas Polda Metro Jaya harus berurusan dengan Pengamanan Internal Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya. Pemicunya yaitu karena melaksanakan pungutan liar dan memaki pengendara di Jakarta Utara. Video perbuatan tak pantas tersebut viral di media umum (20.detik.com, 8/3/2018). Polisi yang diduga melaksanakan pungli ini berjulukan Aiptu Sup. Ia melihat pengendara motor memuat barang melebihi kapasitas alasannya yaitu membahayakan pengguna jalan. Karena itu ia diberhentikan dua orang polisi. Satu polisi mengambil alih motor yang akan ditilang alasannya yaitu mengangkut tumpukan barang dan dibawa ke tepi.


Seorang anggota Ditlantas Polda Metro Jaya harus berurusan dengan Pengamanan Internal Bida Video Punglinya Menyebar, Polisi Sabhara Tetap Sabar dan Sengsara

Selanjutnya si pengemudi hendak ditilang tetapi menolak, bahkan dikala disebutkan sejumlah uang Rp150 ribu dendanya juga tak bersedia. Si pengemudi minta diselesaikan di kantor saja. Mungkin alasannya yaitu kesal, keluar kata-kata yang tidak etis dari polisi sehingga video ini dapat disaksikan di media sosial. Model begini bahwasanya sudah biasa. Kadang pengemudi motor atau kendaraan beroda empat sengaja “ngerjain polisi” dengan cara merekam apa yang dilakukan, sehingga tak sadar polisi emosional. Dan memang sengaja dipancing biar keluar kalimat yang demikian itu. Maka, bukan berarti kita memaklumi apa yang dilakukan polisi, tetapi itulah dunia medsos yang memberi pesan bahwa tak ada yang dapat disembunyikan. Kita memang membutuhkan polisi-polisi berjiwa malaikat. Ia harus sabar namun tetap tegas. Sudah kepanasan di bawah terik matahari, paru-parunya juga terkena polusi udara. Kalau kerjanya elok tak terlihat, tapi jikalau buruk semua orang melihat. Begitulah polisi Sabara, sabar dan sengsara. Wallahu a’lam (fur/8/3/2018).